22 Konsekuensi Memiliki Anjing

Siapkah Kita Memiliki Anjing ?
Beberapa hal tentang anjing berikut dapat digunakan sebagai pertimbangan.
1. Ada jenis anjing yang mempunyai kebiasaan menggonggong tiap saat
2. Ada jenis anjing yang akan berukuran sangat besar ketika dewasa
3. Anjing mempunyai keinginan merusak barang
4. Bulu yang rontok dari anjing jenis berbulu panjang pasti akan mengotori lantai
5. Anjing tidak bisa dalam situasi sendirian
6. Jika anjing sakit, biaya untuk pengobatan tidak murah
7. Ada anjing yang pilih-pilih dalam urusan makan
8. Kebanyakan anjing suka melompat kepada manusia
9. Anjing butuh mandi, disikat bulunya
10. Anjing bisa menyakar, menggigit, mengunyah barang
11. Anjing tidak selalu mengerti perintah anda
12. Anjing bisa mempunyai puluhan kutu di badannya
13. Anjing bisa mengganggu tetangga
14. Anjing butuh diajak jalan-jalan
15. tempat makan anjing yang kotor perlu dicuci
16. tempat tidur anjing perlu dibersihkan
17. Anjing butuh perlengkapan
Contoh : tali leher, tali badan dan mainan yang harganya tidak murah
18. Anjing tidak bisa ditinggal sendirian dalam jangka waktu lama
19. Anjing butuh latihan, bermain
20. Ada sejumlah orang yang alergi terhadap anjing
21. Anjing kerap meneteskan air liur
22. Anjing yang belum terlatih pasti kencing dan berak sembarangan

Perhatikan sejumlah hal di atas.
Jika anda tidak merasa keberatan, berarti anda siap untuk memiliki anjing

Tentang Pengelompokan Anjing

Berbicara mengenai penggolongan anjing memang beragam.  Kenapa, sebab saat ini ratusan jenis anjing ada di muka bumi. Federasi Kinologi Internasional (FCI) yang bermarkas di Brussel (Jerman) menetapkan penggolongan anjing dilihat dari penampilan, fisik, sifat dan kegunaannya. Sementara itu, sejumlah pakar anjing juga masih terus memperdebatkan penggolongan jenis anjing menurut kriteria mereka masing-masing. Pada abad pertengahan, penggolongan jenis anjing menetapkan 4 tipe anjing, yaitu wolf, mastif, hound dan greyhound.

Berbagai perdebatan mengenai penggolongan jenis anjing memang membuat khasanah dunia anjing makin menarik. Saat ini, bisa jadi penggolongan jenis anjing menurut sistem Inggris lah yang paling banyak diketahui orang. Tipe anjing menurut sistem ini adalah terrier, hound, gundog, utility, working dog dan toy.

Oke, mari kita lihat seperti apa tipe-tipe anjing tersebut.

1. Tipe Gundog

Stamina, daya tahan dan kekuatan anjing tipe ini sangat luar biasa. Meski begitu, anjing tipe ini tidak cocok digunbakan sebagai anjing penajaga. Semula kerap diguanakan sebagai teman berburu. Contoh : Pointer, Weimaraner, Cocker Spaniel, Labrador Retriever, Aemerican Cocker Spaniel, Golden retriever, dll
2. Tipe Hound
Ciri khas anjing tipe ini adalah berbulu pendek dengan ukuran tubuh sedang. Merupakan anjing pemburu dan penjaga yang bisa diandalkan. anjing tipe ini ada yang mempunyai ketajaman pada penciuman dan penglihatannya. Contoh : Beagle, Basenji, Miniature Dachsund, Basset Hound, Saluki, Greyhpound, dll
3. Tipe Terrier
Bentuk kepala anjing tipe ini ramping, lonjong dan persegi empat. Disebut terrier karena suka menggali tanah. Ia memang semula kerap digunakan sebagai anjing pemburu binatang kecil. Meski begitu, anjing tipe ini terkenal sebagai pemberani. Umumnya, penamaan anjing tipe ini selalu diikuti dengan kata terrier seperti Bull terrier dll.
4. Tipe Toy
bentuk fisik anjing tipe ini umumnya kecil, unik, lucu dan patuh. Selain itu juga mudah bersahabat dengan manusia. Contoh : Pomeranian, Chihuahua, Pekingese, Pug, Maltese, Miniature pinscher, dll
5. Tipe Utility
Tipe anjing ini memiliki karakter patuh terhadap tuannya. Oleh karena itu, sesuai dengan nama tipenya, anjing tipe ini paling mudah dibiakkan untuk berbagai macam penggunaan. Contoh : Bulldog, French Bulldog, Shih Tzu, Boston terrier, Chow-chow, Dalmatian, dll
6. Tipe Working
Anjing tipe ini memiliki kelebihan dari semua kelompok anjing yang ada. Umumnya bertubuh besar, cenderung bersifat ganas dan berani mati. Anjing tipe ini juga sangat cerdas, setia dan patuh terhadap tuannya. Selain itu, stamina, kecepatan lari, indera penglihatan dan penciumannya sangat luar biasa. Oleh karena itu, tipe anjing ini sangat cocok digunakan sebagai penjaga. Contoh : Siberian Husky, Dobermann, Great Dane, Rottweiler, Mastiff, St Bernard, Boxer, German Sheperd, dll

Pengelompokan jenis-jenis anjing di atas merupakan salah satu pengelompokan yang ada. Masih banyak teori-teori lain mengenai pengelompokan anjing. (Detta)

Data Statistik Amukan Anjing

Data Statistik Amukan Anjing Periode 1965 – 2001 Versi SCAC

Kondisi anjing
25% dilakukan oleh anjing yang selalu diikat dengan rantai
25% dilakukan oleh anjing yang pernah hilang dari lingkungannya
23% dilakukan oleh anjing bebas berkeliaran di dalam rumah
17% dilakukan oleh anjing yang bebas berkeliaran di luar rumah
10% dilakukan oleh anjing yang terus menerus diikat dan berbagai macam keadaan

Jumlah anjing penyerang
68% dari serangan brutal dilakukan oleh seekor anjing
32% dilakukan oleh lebih dari anjing

Usia korban
79% menimpa anak-anak dibawah usia 12 tahun
12% menimpa orang berusia lanjut antara 65 hingga 94 tahun
9% menimpa orang berusia antara 13 hingga 64 tahun.

Jenis anjing yang pernah melakukan penyerangan brutal
Semua jenis Pit Bull (21%)
Anjing campuran (16%)
Rottweiler (13%)
German Shepherd/ Anjing Gembala Jerman (9%)
Wolf Dogs/ Anjing Serigala (5%)
Siberian Husky (5%)
Malamute (4%)
Doberman Pinscher (3%)
Great Dane (3%)
Saint Bernard (3%)
Chow Chow (3%)
Anjing jenis lain dan anjing yang tidak terdeteksi jenisnya (15%)

Keputusan Memiliki Anjing

Ingin memiliki anjing yang lucu, pintar dan menyenangkan ? Tunggu dulu.
Keputusan untuk memiliki seekor anjing bukan merupakan keputusan yang mudah. Beberapa pertanyaan harus kita jawab terlebih dahulu untuk menentukan apakah kita layak untuk memiliki seekor anjing.
Beberapa pertanyaan itu antara lain;
1.Apakah kita punya cukup waktu luang untuk merawat anjing kesayangan ?
2.Apakah kita punya cukup kesabaran untuk mendidik anjing kesayangan ?
3.Apakah kita punya cukup dana untuk memenuhi kebutuhan anjing kesayangan ?
4.Apakah kita mau trus belajar untuk mengetahui seluk beluk anjing kesayangan ?
5.Apakah semua anggota keluarga juga punya keinginan untuk memiliki anjing ?

Jika semua pertanyaan di atas dijawab dengan kata “YA”, maka kita memang layak untuk memiliki seekor anjing. Setelah itu, beberapa hal pun harus dilakukan sebelum kita membeli anjing.

Apapun anjing yang akan kita beli, kita harus mulai melakukan persiapan

Berikut hal-hal yang harus dilakukan sebelum membeli anjing.
1. Menentukan jenis anjing yang akan dibeli.
2. Mencari informasi mengenai jenis anjing yang akan dibeli
3. Memikirkan kembali bahwa setelah membeli anjing,
kita akan hidup bersama dengan anjing setidaknya selama 10 hingga 15 tahun.

Setelah keputusan bulat untuk memelihara anjing dicapai, lantas timbul pertanyaan, di manakah kita akan membeli anjing ? Pertanyaan ini sekilas mudah untuk dijawab. Namun, sebenarnya tempat membeli anjing juga akan berpengaruh terhadap kondisi fisik maupun mental anjing. Apalagi jika anjing yang akan dibeli sudah berusia dewasa.

Kenapa begitu rumit ?

Anjing masuk dalam kelompok karnivora. Hewan pemakan daging. Jika kita tak mampu mengendalikan anjing, maka keputusan membeli anjing akan menjadi boomerang. Terlebih lagi jika anjing yang kita miliki masuk dalm garis trah besar seperti Rottweiler, Doberman Pinscher, Great Dane, dll.

Jika kita telah memutuskan untuk memiliki seekor anjing, tanggung jawab untuk merawat, memberi kasih saying, mendidik layaknya anggota keluarga merupakan hal yang tak terelakkan. Dengan demikian, hal-hal yang tidak diinginkan akan dapat dihindari. Karena anjing merasakan kenyamanan dan kehangatan pemiliknya, ia tidak akan bertindak merugikan bagi si pemilik. Bahkan, sang anjing justru akan memberikan perlindungan dan manfaat bagi si pemilik. Maka tak heran jika ada yang mengatakan ;

Anjing adalah mahluk yang paling setia
Anjing tidak pernah berkhianat

Memang betul jika dikatakan bahwa anjing adalah mahluk yang paling setia dan tidak pernah berkhianat. Namun, jika kita tidak merawat dan menyayanginya dengan penuh kasih, ia akn berubah menjadi mahluk yang brutal dan menakutkan.

Beberapa peristiwa kebrutalan anjing kerap terjadi. Dari data SCAC & NCRF, terlihat sejumlah peristiwa kebrutalan anjing di USA yang telah memakan korban, baik manusia maupun binatang peliharaan lain seperti itik, ayam, burung, dll. Mayoritas peristiwa naas itu dilakukan oleh anjing yang masuk garis trah besar. (Lihat pada kategori : Data Anjing Brutal).

Terkait dengan hal itu, alangkah baiknya jika keputusan untuk memiliki seekor anjing harus benar-benar dipertimbangkan secara matang. Baik anjing yang berada dalam garis trah besar maupun trah kecil. (Ally)

NB :
Khusus untuk pertimbangan dalam memilih anjing yang berada dalam garis trah besar, ada baiknya jika kita melihat jenis-jenis anjing trah besar yang pernah terlibat dalam penyerangan secara brutal. Silakan telusuri pada kategori : Data Anjing Brutal. (*)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.